Sponsors Link

Contoh Kalimat dengan Menggunakan To Be Was dan Were Beserta Artinya

Sponsors Link

Dalam berbahasa inggris memang banyak peraturan demi peraturan yang harus di gunakan. Grammarnya pun juga harus sesuai dengan kata kata yang akan di sampaikan dan dikeluarkan. Tidak semudah hanya merangkaikan kata yang telah diartikan saja, tapi ada banyak peraturan peraturan yang harus di taati.

Contoh Kalimat dengan Menggunakan To Be Was dan Were

Pada kesempatan hari ini, kita akan mempelajari mengenai Contoh Kalimat dengan menggunakan to be ‘was’ dan ‘were’ di dalam sebuah kalimat. Tentu penggunaan nya berbeda beda. Sebelumnya, mari kita mempelajari mengenai penggunaan was dan were ini.

Also Read:

Was sendiri di pakai ketika subject pronoun untuk kalimat tersebut menggunakan kata He, She, It, I. Jika di dalam sebuah kalimat menggunakan Subject tersebut, maka kita dapat menggunakan was sebagai to be-nya.

Namun untuk Subject Pronoun lainnya, they, we, you. Kita akan menggunakan to be ‘was’ dan ‘were’ ini pada kalimat Past Tense yang di gunakan untuk menerangkan kalimat dalam bentuk Lampau.

Kita bisa menggunakan rumus rumus di bawah, maka dari itu agar lebih relevan, kita berikan juga Contoh Kalimat dengan menggunakan to be ‘was’ dan ‘were’. Yuk, Simak Penjelasannya berikut ini!

(+) Subject + Was / Were + Object/ Infinitive

Pada kalimat positif, maka kita menggunakan rumus di atas ini. Berikut merupakan contoh kalimat yang bisa anda jadikan acuan dalam bahasa inggris. “Was” mengungkapkan sesuatu yang telah terjadi.

  • I was the right man for you. (Aku adalah laki laki yang tepat untuk anda)
  • He was my friend! (Dia adalah ayah saya.)
  • You were so beautiful last nigh. (Anda sangat cantik semalam)
  • They were a friend since elementary school. (Mereka sudah berteman sejak Sekolah Dasar)
  • She was a badminton player in my school. (Dia adalah pemain buku tangkis di sekolah saya)

(-) Subject + Was / Were + Not + Object/ Infinitive

Untuk membentuk kalimat negatif sendiri anda bisa menggunakan rumus di atas. Rumus tersebut hanyalah menambahkan kata not setelah to be was dan were. Untuk menggunakan kata not  sendiri kita bisa menyingkat kata was not menjadi wasn’t, dan were not menjadi weren’t. Agar lebih relevan kita bisa lihat contoh kalimat di bawah ini.

  • I was Not right Man for you. (Aku bukan lah laki laki yang tepat untuk anda)
  • He wasn’t my Daddy! (Dia bukan ayah saya.)
  • You were not so beautiful today. (Anda tidak sangat cantik hari ini)
  • They weren’t a friend since elementary school. (Mereka tidak berteman sejak Sekolah Dasar)
  • She was not a badminton player in my school. (Dia bukanlah pemain buku tangkis di sekolah saya)

(?) Was/ Were + Subject + Object/ Infinitive + ?

Untuk kalimat tanya anda bisa menggunakan rumus di atas dengan menggunakan tanda tanya pada akhir kalimatnya. Contohnya seperti:

  • Was i right man for you? (Apakah saya adalah laki laki yang tepat untuk anda?)
  • Was he my daddy? (Apakah dia adalah ayah saya?)
  • Were you so beautiful today? (Apakah anda cantik hari ini?)
  • Were They a friend since elementary school? (Apakah dia adalah teman sejak sekolah dasar?)
  • Was She a badminton player in my school? (Apakah dia adalah pemain Bulu tangkis di sekolah saya?)

Demikian merupakan Contoh Kalimat dengan menggunakan to be ‘was’ dan ‘were’.

Read:

, ,
Oleh :
Kategori : Grammar